Diary

14 Juni 2021


Ini kejadian odong rasa-rasanya perlu saya bagikan sebagai #DiaryBaikHariIni, yah jangan sampai deh temen-temen di luar sana kedapetan pengalaman serupa. Mungkin untuk sebagian orang, nominal satu juta bukan berarti apa-apa, tapi yang jelas bukan untuk saya, hahaha. Memang, preferensi setiap orang akan nilai suatu barang itu berbeda-beda. Terkadang saya melihatnya bergantung pada barang apa yang diberikan nilainya disesuaikan dengan banyak faktor, seperti: kondisi, kebutuhan, kualitas, ketahanan, atau bahkan tingkat keinginan untuk memiliki barang tersebut (khusus yang satu ini nih, harus kudu hati-hati mengontrol emosi cinta ya).

Misal, satu juta untuk sebuah tas dari brand lokal Dowa, itu bukan mahal, tapi ya wajar karena memang brand Dowa kualitas produknya nggak main-main. Khas rajutan dan kombinasi kulit sapi asli dengan kontrol kualitas pengerjaan hand made yang tinggi, ya memang sesuai untuk harga segitu. Lain cerita jika, satu juta untuk sesuatu yang semestinya bisa dijaga supaya nggak perlu terjadi, nggak perlu ngeluarin uang sebanyak itu gara-gara keteledoran.

Jadi Gini Ceritanya


Nah, untuk domain ajengmas.com ini, biasanya saya mengeluarkan biaya kurang lebih Rp 130,000-an setiap tahunnya untuk perpanjang kepemilikian dan masa aktif domain. Suatu saat, saya lupa untuk membayar perpanjangan masa aktif domain yang ternyata sudah expired selama dua bulan. Sewaktu saya ingin membayarnya, status invoice saya sudah berubah menjadi canceled. Sontak saja saya panik, waduh ini kenapa invoicenya canceled ya, batin saya. Beruntung kala itu saya tidak buru-buru langsung transfer ke rekening registrar domain. Kala itu, ada feeling yang nggak enak dan menuntun saya untuk cek ricek dulu ke control panel domain untuk melihat invoice dan mengecek apakah ada perubahan nominal tagihan dari tahun sebelumnya. Tanpa babibu, saya langsung menghubungi customer service dan menceritakan kendala yang saya alami tadi. Ternyata...
Status Redemption Domain

Domain www.ajengmas.com telah masuk ke dalam status redemption. Apa itu status redemption pada domain? Saya kutip dari artikel yang ada di member.hostingceria.com

Status redemption adalah domain yang sudah melewati masa registrar/renewal hold tanpa diperpanjang.

Itu berarti, domain saya semacam dalam masa dibekukan begitu. Tapi masih aman sih, karena pihak registrar domain masih berbaik hati untuk menyimpan domain saya dan jika dalam jangka waktu 30 hari sejak dibekukan saya ingin menebusnya, masih bisa dilakukan. Tapi jika tidak, maka domain saya akan bisa diklaim oleh pihak lain, sedih banget kan. Masalahnya adalah biaya untuk menebus domainnya 10 kali lipat dari biaya perpanjangan! Wkwkwk, ingin saya koprol saat itu juga.

Biaya Klaim Balik Domain Redemption


Dari pihak billing menginformasikan nominal yang harus dibayar untuk memproses tebus domain. Jumlahnya kurang lebih Rp 1,3juta dengan pajak 10%. Satu jutaan rupiah, untuk menebus jejak digital berharga, sebuah karya tulisan yang saya bangun sejak tahun 2016. Meskipun sebetulnya sudah sejak 2009 saya membuat blog, tapi baru di tahun 2016 yang lalu saya benar-benar niat untuk ngurusnya. Belum lagi, memori berharga yang sudah terekam disana, kenangan waktu jalan-jalan selama dinas ke Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, kenangan makan makanan enak khas daerah bersama teman-teman, duh nggak bisa banget kalau saya harus acuh dan membiarkan itu semua dimiliki oleh orang lain. Ditambah lagi, domain ajengmas.com ini rasanya sudah semacam jadi satu branding saya di dunia maya. Tentunya, tanpa galau babibu saya langsung menyetujui untuk proses penebusan dan membayar biayanya. Yap, harus ada harga yang dibayar untuk ketidakdisiplinan.

Kapok!


Bener-bener deh, nggak lagi bakalan telat bayar domain. Serius, kejadian ini menampar saya agar lebih disiplin lagi dan nggak menunda-nunda. Ada cara lain sih sebenernya yang mungkin bisa jadi biayanya nggak sebanyak itu, tapi resikonya tinggi dan resiko tersebut justru membuat biaya bisa jadi lebih tinggi lagi.

21 Juli 2020



Selamat jalan Aku, selamat datang di dunia yang baru. 
Ini Aku yang baru. 
Yang mungkin tak lagi peduli seperti dulu. 
Karena pada akhirnya bukan lagi menjadi yang layak untuk sampai kuluangkan waktuku. 
Tak lagi kurasa saling, jadi untuk apa dipaksakan terjalin. 
Sadarilah bahwa jika memang saatnya berpisah, yasudah berpisah saja.

Tak perlu perpisahan. 
Tak perlu kata-kata. 
Bukankah sudah saling merasa bahwa kini arah kita tak lagi sama? 
Yang sayangnya harus dengan cara seperti ini. 
Ini adalah caraku yang terbaik, yang mampu kulakukan. 
Yang masih menghargai sisa-sisa ketulusan. 
Daripada diteruskan padahal ada yang sedang mengindik kita. 
Mungkin bahkan, menunggu kesempatan, mencari, mengadu keadaan. 
Oh, tidak, tidak akan kubiarkan panggung itu untuk mereka. 
Kulepaskan kita, tapi bukan untuk mereka.

Selamat memulai kembali dari awal, dengan kita yang tak lagi sama. 
Aku, yang sama sekali tidak menyesali apapun.

Winnie The Pooh tua, bersama gelas madu kesayangannya. 
Meneruskan perjalanan, meninggalkan jejak, kisah dan pelajaran.

9 Mei 2020

cara-mencarikan-tabungan-rencana-mandiri-sebelum-jatuh-tempo

Penjelasan dari TRM atau Tabungan Rencana Mandiri saya kutip dari laman resmi Bank Mandiri ya. Jadi TRM ini semacam tabungan yang ada jangka waktu penyimpanannya. Pada saat sudah masa jatuh tempo, TRM akan cair secara otomatis dan langsung masuk ke rekening utama akun Mandiri-mu. Untuk informasi lebih detil tentang apa itu Tabungan Rencana Mandiri, kamu bisa akses di sini. Kalau dari situsnya, ini penjelasannya :

Mandiri Tabungan Rencana (MTR) adalah tabungan berjangka dengan setoran bulanan dan jangka waktu fleksibel sesuai kebutuhan nasabah serta fasilitas autodebet sehingga nasabah dapat mempersiapkan dan mewujudkan rencana masa depannya.

Beberapa waktu lalu untuk pertama kalinya saya mencoba mencairkan TRM sebelum masa jatuh tempo. Proses pencairannya nggak terlalu ribet dan nggak butuh waktu lama. Tapi memang ada prosedur yang harus dilalui. Nah, untuk mencairkan TRM ternyata ada 2 pilihan yang bisa kita pilih sesuai dengan kebutuhan, yaitu pencairan dana sebagian atau pencairan dana seluruhnya (dengan melakukan pembatalan TRM). Selanjutnya saya akan infokan langkah-langkah pencairan TRM sebelum jatuh tempo dan beberapa hal yang kamu siapkan.

Syarat Utama: Sertifikat TRM

Sebelum memproses pencairan dana TRM, kita wajib dapetin dulu Sertifikat TRM. Sertifikat ini hanya bisa diambil di Bank Mandiri (semua cabang). Pengambilannya nggak harus di cabang tempat kamu buka rekening kok, bisa di Bank Mandiri mana aja, jadi meskipun posisimu lagi di luar kota bisa juga kok datang ke Bank Mandiri cabang di kota tersebut. Di sertifikat ini ada nomor sertifikat yang bakal kamu butuhkan pada saat memproses pencairan TRM. Kalau kamu melakukan pendaftaran TRM melalui aplikasi Mandiri Mobile, tetep aja harus minta surat sertifikatnya ke bank. Lokasi pengambilan sertifikat TRM ini bisa diproses di cabang Bank Mandiri mana aja kok, nggak harus di tempat yang sama pada saat kamu buka rekening utama. Pun jikalau posisimu lagi ada di luar kota, bisa juga memproses penerbitan surat sertifikat TRM di kota tempat kamu berada. Tentunya, syarat utama untuk proses permintaan sertifikat TRM ini, ada dua hal yang harus kamu siapkan, yaitu KTP dan buku tabungan Mandiri. Itu semua wajib dibawa sebagai syarat bukti data diri.

1 - Pencairan Sebagian Dana TRM

Jadi ternyata untuk pencairan TRM itu bisa dicairkan sebagian atau seluruhnya (dengan melakukan penutupan/pembatalan rekening TRM). Tapi, ada syarat dan ketentuannya. Untuk pencairan sebagian dana, maksimal hanya bisa dicairkan 30% dari jumlah nominal tabungan yang ada di TRM dengan jumlah biaya administrasi hanya Rp 10,000 (ini info yang saya dapatkan dari CS kemarin, tapi jumlah ini bisa jadi akan berubah sewaktu-waktu). Proses pencarian sebagian dana TRM ini hanya bisa dilakukan satu kali saja ya. Ada ketentuan lain yang harus terpenuhi, yaitu minimal jangka waktu periode TRM yang sudah berjalan adalah satu tahun. Jadi, kalau TRM kamu baru ongoing kurang dari 1 tahun, nggak bisa untuk memproses pencairan sebagian dana TRM. Proses pencairan dana sebagian TRM ini sepertinya hanya bisa dilakukan di bank, karena kalau saya lihat di aplikasi Mandiri Online, tidak ada menu untuk pencairan sebagian dana, yang ada hanya pembatalan rekening TRM saja. Setelah pencairan dana sebagian berhasil, pada bulan selanjutnya rekening utama kamu akan tetap terdebet otomatis, karena pencairan sebagian dana TRM ini tidak kemudian menutup rekening TRM kamu.

2 - Penutupan/Pembatalan Rekening TRM?

Kalau ternyata kebutuhan mengharuskanmu buat melakukan pencairan semua dana yang ada di Tabungan Rencana Mandiri, berarti kamu harus memproses pembatalan rekening TRM. Proses pembatalan rekening TRM bisa dilakukan di bank, via aplikasi Mandiri Mobile, dan via internet banking. Tapi kali ini yang akan saya share gimana caranya pembatalan TRM melalui aplikasi Mandiri Mobile saja, udah lupa juga sih soalnya login ke internet banking 😅 saking lamanya nggak pernah diakses lagi.

Memproses Pencairan Via Mandiri Mobile

Setelah sertifikat TRM sudah di tangan, langkah selanjutnya tinggal memproses pencairan melalui aplikasi Mandiri Mobile. Langkah-langkahnya sama sekali nggak ribet dan uang yang kamu cairkan bisa langsung masuk seketika ke rekening utama, less than 5 minute, I think.
  1. Login ke aplikasi Mandiri Mobile
  2. Ada kolom Mandiri Tabungan Rencana di bagian bawah
  3. Klik tombol 3 titik yang ada di sebelah kanan akun rekening TRM
  4. Pilih Pembatalan Mandiri Tabungan Rencana
  5. Selanjutnya akan tampil informasi jumlah saldo beserta biaya administrasi yang akan mengurangi jumlah nominal ketika proses pembatalan rekening TRM diproses
  6. Isikan prefiks sertifikat dengan 2 huruf yang ada di depan nomor sertifikat TRM
  7. Isikan nomor sertifikat (tanpa prefiks)
  8. Pilih rekening mana yang akan menjadi tujuan transfer (rekening ini nantinya yang akan bertambah saldonya)
  9. Voila! Jika status berhasil, seharusnya saldo TRM sudah masuk seketika 😉

Screenshot Pencairan TRM Via Aplikasi Mobile Livin by Mandiri

Ini preview tampilan laman aplikasi Mandiri Mobile yang akan kalian akses ketika memproses pembatalan rekening Tabungan Rencana Mandiri. Bisa dilihat ya kalau disana nggak ada pilihan untuk mencairkan dana sebagian, hanya ada pilihan menu untuk pembatalan rekening.

cara-cairkan-tabungan-rencana-mandiri-trm-sebelum-jatuh-tempo
🔍 Klik gambar untuk memperbesar

Semoga tulisan ini bisa membantu temen-temen yang butuh informasi seputar pencairan Tabungan Rencana Mandiri atau TRM. Prosesnya mudah, hanya saja di awal ada ketentuan yang mengharuskan kita untuk tetap datang ke bank minta surat sertifikat buat dapetin nomor sertifikatnya. Selamat mencoba 😉

8 November 2019


Pengalaman menyenangkan ke puskesmas ini sebetulnya sudah dimulai sejak usia kandungan saya masuk 7 bulan. Sebelumnya, saya rutin kontrol di RS Hermina dengan dr. Detty, waktu itu alasannya lebih karena pengennya sih jadwal kontrol tidak barengan dengan aktifitas bekerja, jadi pengen ambil jadwal kontrol dokter di malam hari setelah jam kerja selesai. Alhamdulillah di saat trisemester pertama dan kedua, saya tidak mengalami hal-hal yang sampai mengganggu aktifitas sehari-hari. Nggak mual yang berlebihan, nggak ngidam yang gimana-gimana, nggak ngedrop juga, cuman memang jadi lebih sering nguantuuukk dan lebih gampang capek aja 😆

Nah, dulu sewaktu sahabat saya hamil, saya sudah beberapa kali mendengar cerita positif darinya yang langganan kontrol kehamilan di Puskesmas Mantrijeron. Mama Dian Utari berbagi cerita tentang layanan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) di puskesmas saat ini sudah lengkap dan pelayanannya sudah jauh lebih nyaman. Mulai dari USG, cek laboratorium (termasuk cek HIV juga ada), dan kesempatan untuk konsultasi dengan Ahli Gizi maupun Psikolog. Makin mantep lah saya kala itu buat besok kalau pas hamil nyobain untuk kontrol kehamilan di puskesmas. Sebelumnya memang udah ada kepengenan nyoba keseruannya, ditambah lagi terinfluence sama Mamanya Bang Sabrang & Dedek Kenang, makin semangat lah saya buat kontrol di puskesmas. Dan akhirnya, timing buat nyobain pun tiba, hihi.



"Kenapa akhirnya memilih rutin kontrol di puskesmas?"



Alasan utama karena pengen terinfluence untuk lahiran normal 😋 selain itu, nggak memungkinkan lagi untuk kontrol di RS Hermina karena jauh dan makin kesini kalau pulang kerja saya lebih milih buat leyeh-leyeh aja di rumah, udah makin boyoken cuy, hahaha. Alhamdulillah juga kehamilan saya baik-baik saja selama kontrol. Mmm, kalau alasan sentimentilnya karena dulu waktu saya bayi, saya rutin diimunisasi dan kontrol disana juga oleh Ibug, hahaha njug ngopo yak? 😂 Selebihnya karena penasaran juga sih, pengen aja gitu ngerasain ambience gimana periksa di puskesmas yang dibilang saat ini sudah banyak sekali improvement-nya, dan ternyata memang benar adanya. Ditambah lagi, Puskesmas Tegalrejo juga sudah punya fasilitas kesehatan yang cukup lengkap, termasuk layanan 24 jam dan ambulance. Fakta lain yang makin bikin penasaran adalah ini :


"Di Kota Yogyakarta sudah ada dua puskesmas yang memperoleh akreditasi terbaik atau berstatus sebagai puskesmas paripurna yaitu Puskesmas Mantrijeron dan Puskesmas Tegalrejo." - Antara Yogya, 2018



Cerita kontrol kehamilan ini saya persingkat aja ndak papa yah, ini beberapa highlight pengalaman dan catatan kecil yang mungkin bermanfaat saat kontrol kehamilan di Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta :

Pendaftaran Antrian Online Puskesmas

Di Puskesmas Tegalrejo kita bisa melakukan pendaftaran antrian H-1 sebelum jadwal periksa. Kalau jadwal periksamu pengen di hari Senin, lakukan pendaftaran di hari Sabtu. Pendaftarannya bisa dilakukan via WA yaa. Tapi kalau sebelumnya kalian belum pernah sama sekali terdaftar periksa di puskesmas ini, alias belum punya nomor RM (Rekam Medis), kalian tetep harus ikuti rule jalur reguler (ambil nomor antrian di tempat, lalu melanjutkan proses menunggu antrian, dan itu memang lebih menyita waktu). Jadwal pendaftaran online ini mulainya dari jam 08:00. Dulu saya pernah kena tegur Admin karena ngeWA pagi-pagi jam 05:30 😂

Nah, kalau sudah dapat balasan WA dari si Mimin Puskesmas Tegalrejo, pas hari H kontrol, tinggal ngikutin step berikut :
  1. Begitu tiba di puskesmas, serahkan identitas diri (KTP/SIM) dan kartu asuransi (jika menggunakan asuransi) ke petugas yang ada di Loket 2. Loket ini khusus melayani pasien yang sudah mendaftar melalui jalur online. Setelah itu, tunggu panggilan oleh petugas yang akan menyerahkan printout nomor antrian sebagai bukti bahwa kita pada hari tersebut sudah masuk ke antrian pasien kontrol.
  2. Kalau kalian pengguna BPJS, setelah menerima printout tadi, isi blanko presensi penggunaan fasilitas BPJS yang ada di depan dekat satpam. Blanko warna kuning untuk BPJS Mandiri dan blanko warna pink untuk BPJS PPU (Pekerja Penerima Upah, BPJS didaftarkan oleh tempat bekerja).
  3. Selesai mengisi presensi, duduk manis dan tunggu di dekat Poli KIA, sampai namamu dipanggil oleh petugas. Kalau sekiranya kalian sudah menunggu terlalu lama, jangan ragu untuk konfirmasi ke petugas yang jaga Poli KIA ya, siapa tau kalian nggak denger panggilan dan terlewat.
  4. Kalau sudah dipanggil oleh petugas Poli KIA, kita akan dicek berat badan, lingkar lengan, dan tensi. Jangan lupa untuk sampaikan keluhan yang dirasakan kalau ada.
  5. Setelah selesai pengecekan awal, duduk manis lagi untuk menunggu dipanggil masuk ke ruang pemeriksaan Poli KIA untuk bertemu dengan bidan atau dokter.
  6. Yang terakhir, sabar, kalau bosan bisa sambil jajan cemilan roti yang dijual sama ibu-ibu keliling 😁

Wajib ANC Terpadu

Sewaktu pertama kali mendaftar di puskesmas ini, sebagai pasien baru ibu hamil, kita diwajibkan untuk mengikuti ANC Terpadu (Ante Natal Care Terpadu). Proses ini dilakukan untuk perencanaan antisipasi dan persiapan dini untuk melakukan rujukan kalau amit-amit terjadi penyulit/komplikasi. Prosedurnya adalah ibu yang sedang hamil harus melalui pemeriksaan gigi, cek darah & urin (bagian ini ada banyak hal penting yang diinfokan oleh Ibu Bidan, termasuk Hb, Rhesus, dll) kita juga akan dapat penjelasan hal-hal penting dari kondisi kesehatan badan ibu hamil, konsultasi dengan ahli gizi dan psikolog.

Good Hospitality

Semua bidan maupun petugas medis yang saya temui di Puskesmas Tegalrejo ramah-ramah dan murah senyum. Ibu Bidan juga sabar dan berasa sangat legowo untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pasien, nggak ada rasa ogah-ogahan gitu. Beberapa juga perhatian dan informatif. Untuk standar proses pemeriksaannya nggak pake USG yaa buibuu. Jadi, kalau di puskesmas Ibu Bidan akan mengecek kandungan kita manual pake tangan. Perut bumil kayak dipencet-pencet gitu untuk mencari posisi bayi dan mengukur tinggi fundus. Nah, tinggi fundus ini yang digunakan untuk mengontrol pertumbuhan bayi di dalam kandungan.


"Tapi saya nggak mantep buk kalau periksa nggak pake USG, gimana dong?"



Pengalaman USG di Puskesmas

Kalau kalian pengen periksa pakai USG, di Puskesmas Tegalrejo juga bisa kok, tapi memang harus request dulu sama Ibu Bidan karena alat USG disana nggak banyak, kayaknya juga malah cuman ada 1 apa ya di ruang tindakan lantai 2, dan lagi karena memang pemeriksaan menggunakan USG bukan termasuk ke tahap pemeriksaan standar ya, terkecuali memang ada kondisi khusus.

Biaya untuk USG jika berdasarkan request pasien, terhitung murah banget, cuman Rp 40,000 udah gitu saat proses USG berlangsung, dokternya njelasin detil banget hal-hal penting yang terkait dengan janin. Karena cukup detil itu tadi, jadinya proses USG-nya bisa lama, nggak cuman semenit dua menit, terus udah. Jadinya kita bisa "ketemu" sama jabang bayi agak lama, hihihi. Pengalaman saya dibanding dengan ketika USG di RS Hermina maupun JIH, jauh lebih informatif di puskesmas. Tanpa kita cerewet tanya ini itu, dokter sudah inisiatif menjelaskan 😅 Untuk alat USG-nya sendiri juga udah ok kok, gambar di layar monitor terlihat dengan cukup jelas, nggak banyak bruwetnya. Ah iya, dibanding sama alat yang di RS Sadewa menurut saya kok lebih ok yang di puskesmas malahan, atau mungkin kala itu saya lagi nggak hoki aja dapet alat yang bruwet? 😄

Awkaaay, begitu deh singkat cerita pengalaman saya selama kontrol kehamilan di Puskesmas Tegalrejo Jogja. Next, mungkin saya akan share pengalaman persalinan di sini (Aamin, semoga bisa lahiran normal lancar sehat). Fasilitas yang saya dapatkan ini sangat bisa jadi berbeda dengan fasilitas di puskesmas lain ya. Overall, sejauh ini Alhamdulillah nggak ada hal yang mengecewakan dan bikin saya kapok periksa di sini. Mungkin besok si kecil juga bakal lanjut imunisasi di sini seperti Ibuknya dulu, hihihi 😊



***

Update Kontrol Kehamilan Saat Pandemi COVID-19

Tulisan ini saya update kembali pada tanggal 29 Juli 2021. Jadi, selama pandemi COVID-19 ini, tentunya ada perubahan besar pada pelayanan kesehatan di Puskesmas Tegalrejo. Sebenernya sih, nggak hanya di puskesmas ini saja, tapi sebagian besar puskesmas di Jogja ada beberapa perubahan. Apa saja perubahan layanan yang ada di Puskesmas Tegalrejo selama pandemi COVID-19? Secara singkat saya share di sini yaa bu ibu semua:

puskesmas-tegalrejo-jogja

1. Tidak ada layanan USG

Sharing dari perawat yang ada di Puskesmas Tegalrejo, kondisi pandemi di Jogja ini makin kesini benar-benar makin terasa menguras energi. Oleh karena itu, petugas kesehatan lebih diprioritaskan untuk melayani yang benar-benar krusial dan membutuhkan. Layanan USG untuk saat pandemi ini ditutup sementara hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. *IMHO, USG hanya diperuntukkan bagi ibu hamil yang kondisinya benar-benar membutuhkan cek fisik menggunakan USG. Jadi, kalau ingin periksa kehamilan menggunakan USG, bu ibu bisa datang ke rumah sakit umum atau klinik swasta lainnya.

2. Lebih mengutamakan pasien yang berdomisili Kota Yogyakarta

Saya ini berdomisili di Sleman, jadi ya KTP-nya di Sleman. Namun, karena saat ini masih ngontrak di daerah Jl. Magelang, alhasil saya memilih faskes pertama saya yang paling dekat, di Puskesmas Tegalrejo (terlepas memang aslinya sudah berasa nyaman aja gitu di puskesmas ini, hehe). Sewaktu kemarin akhirnya kembali kontrol lagi di Puskesmas Tegalrejo, perawat yang ada di KIA saat itu menginformasikan dan meminta maaf bahwa mulai saat pandemi ini, mereka memprioritaskan untuk pelayanan bagi warga yang berdomisili di Kota Yogyakarta (Puskesmas Tegalrejo itu kan masuknya ke area Kota Yogyakarta). Supaya juga, nantinya ketika butuh rujukan atau vaksinasi bisa lebih mudah dan cepat prosesnya.

Saya sangat paham, meskipun agak kecewa, yah jadi nggak bisa lahiran disini lagi deh besok, hehe, tapi nggak papa, it's not a big deal for me. Emang gitu sih ya, kalau udah dibikin nyaman, susah menggoknya, hahaha. Kemarin ibu perawat juga jadinya minta maaf kalau nggak bisa lagi melayani seperti dulu, ya gimana lagi, karena pandemi gini kan. Segera saya pindah faskes ke Puskesmas Mlati 2, besok kapan-kapan saya share juga deh bagaimana pengalaman kontrol kehamilan disana ya.


2 Desember 2017

lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-jogja
Beberapa bulan yang punya kata belakang -mber di tahun 2017 ini rasanya jadi bulan yang paling bergejolak buat saya. Berawal dari bulan September, dimulainya aktifitas kuliah saya yang ada di pucuk atas wilayah Jogja (padahal kantor ada dimana, rumah ada dimana), disusul dengan acara coba-coba ikutan event bazar yang ternyata emejing yaaa, cukup menguras energi karena musti balik sampai larut malem. Kelar dari event, berlanjut perjalanan dinas tiga minggu berturut-turut : Jambi-Palu-Nyopir ke Sragen-Medan. 

And well, belum selesai sampai disitu, di bulan November ini Allah ngasih hadiah ke saya berupa ujian keprigelan, kesabaran, dan banyak hal lain dalam satu waktu yang bersamaan : I had an accident that had my wrist broken and had to be fitted with a pen. Yang mana momennya bertepatan dengan UTS dan tugasnya yang nananiwatatita ditambah agenda closing project dan sisa-sisa kewajiban dari project sebelumnya yang juga harus dibereskan.

*Tak lagi bisa nari hula-hula.* 😂


Campur aduk rasanya. Semacam mengalami distraksi mendadak yang menuntut saya harus tune up kemampuan menyesuaikan diri dengan sangat cepat. Di saat yang kayak gitu, ndilalahnya teman baik hati saya bernama Roro Dinar, salah satu dari tiga mbak-mbak eksis penggagas Lunadelasol (Educational Event & Workshop Organizer) mengajak saya untuk ikutan acara tentang gimana meredakan stress. Acara ini berkolaborasi dengan Mila Art Dance School dan Kemuning KembarOfcourse saya langsung bersemangat mengiyakan dong yaaa.

lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-jogja
Anggiastri saat menunjukkan pada kami ilustrasi pengendalian stress.
Materi pertama disampaikan oleh mbak Anggiastri. Kami dijelaskan banyak hal tentang seluk beluk stress dari sisi ilmu psikologi. Yang paling menarik adalah yang tergambar dari foto diatas. Mbak Aggi menjelaskan bagaimana sebaiknya kita menghadapi stress yang datang, yaitu dengan.....dancing with it. Kalau kita berusahan melawan, maka stress pun juga akan semakin mendorong kita dan pada akhirnya akan menghabiskan banyak energi, itu justru makin melelahkan diri sendiri. Jadi, stress itu bukan untuk dilawan, tapi untuk diajak menari, nikmatin, stay focus, ikuti alurnya, maka energi kita nggak akan terbuang percuma.

lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-jogja
"Tari sebagai media pengenalan diri dan pengenolan diri." - Mila Rosinta
Menyambung dari yang sudah dijelaskan mbak Anggi di materi sebelumnya, mbak Mila Rosinta, yang sudah bertahun-tahun menggeluti dunia seni tari sejak kecil, dan memperdalamnya hingga menjadi lulusan pascasarjana dari Institut Seni Indonesia membagikan ilmunya ke kami bahwa tari dapat juga digunakan sebagai media untuk mengenolkan diri dan mengenali diri. Berdasarkan pengalamannya terhadap tari, ia berbagi bahwa melalui tari kita dapat menyalurkan emosi, mengenolkan diri, dan kemudian mengembalikan fokus bahwa saat menghadapi suatu masalah, kita akan menjadi individu dengan peran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah itu, bukan berperan jadi individu yang lain. Ya, manusia itu kan memang punya banyak peran dalam hidup kan.

lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-jogja
lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-jogja
lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-jogja
lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-jogja
lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-jogja

Kami semua diajari untuk mengatur pola nafas dan sedikit ilmu dasar tari. Belajar untuk menggerakan tubuh dengan tari sederhana yang ternyata cukup membuat ngos-ngos-an. Belajar untuk konsentrasi, menutup mata, memanggil kembali memori yang mengingatkan kami akan berbagai masalah yang sedang dihadapi dan menyalurkan segala emosi sambil berdamai dengan diri lewat menari berdasarkan imajinasi kami masing-masing. Ini menyenangkan, serius! 😄

lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-jogja

Look at our happy face! Yihaaaaa! Seneng dan nggak nyesel banget ikut acaranya Lunadesol ini, padahal dari siang sampai malem lhoh, capek tapi happy. Thank you so much Lunadesol sudah mengajak saya di acara se-kece ini. Salut deh sama Roro Dinar, Dania Subekti, Dira Widira, kalian supeerb sekali, semoga kedepannya makin solid, makin bisa bikin acara yang jauh lebih keren yesss, amiiiin.

***

lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-jogja-heart-party-planner
lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-jogja-heart-party-planner
lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-jogja-heart-party-planner-donut
lunadelasol-stress-healing-jogjablogirls-ajengmas-blogger-selebgram-jogja

All bloggers and selebgram wearing Shop INC Label
All photos are well captured by Ever After Photo Cinema
Decoration by Heart Party Planner


16 April 2017


Setiap harinya, setiap oksigen yang saya hirup, setiap CO2 yang saya keluarkan, saya selalu dihadapkan pada pilihan yang datang untuk saya. Dimulai dari pilihan yang sederhana, sepele, sampai dengan pilihan besar yang bisa mengubah jalan hidup saya.

"Setiap keinginan, akan selalu ada konsekuensinya.
Semoga kekuatan Tuhan, selalu ada bersama saya."

Dari setiap pilihan itu, banyak yang saya syukuri, dan tidak sedikit juga yang saya sayangkan (bukan kemudian tidak mensyukurinya, hanya saja butuh waktu yang agak lebih lama untuk melakukannya). Setiap pilihan yang hadir selalu punya resiko yang mau tidak mau harus diambil dengan tanggung jawab. Inilah bagian yang tersulit, tanggung jawab. 

Disebut dengan konsekuensi, sesuatu yang tidak semua orang mau dan mampu untuk menjalaninya. Kembali ke soal tanggung jawab, seberapa kuat seseorang mungkin salah satunya bisa dilihat dari bagaimana ia menjalani tanggung jawabnya. Mungkin.

Terlepas dari baik atau tidak hasilnya, bergantung pada siapa yang melihatnya. Yang saya yakini, setiap konsekuensi dari banyaknya pilihan yang sudah diambil adalah bagian dari hadiah Tuhan untuk saya. Karena dari sanalah karakter saya terbentur, dan kemudian terbentuk.

Memilih adalah hal yang tidak mudah. "Dan kesulitan adalah cara Tuhan untuk meningkatkan derajat hamba-Nya, karena jalan keluar yang terhormat itu akan selalu ada." - Ibu

Masih diberi kesempatan untuk memilih bangun daripada diam, memilih diam daripada bicara, memilih bicara daripada tidak menyuarakan sama sekali, adalah hal yang seringkali lupa untuk disyukuri. Masih bisa memililh meski terjepit dalam kondisi yang sulit, rasa sayang-Nya seringkali terasa hadir seketika itu juga. Jagalah kami Ya Allah, dari sifat sombong yang tersisip diantara rasa bangga akan kekuatan diri sendiri, setelah melewati konsekuensi yang sulit.





Warm regards to Tama Soeprapto for the beautiful capture.

Instagram

Diary Baik Hari Ini. Theme by STS.