Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

Dibalik Asap Jambi / Part 2

Sunday, January 10, 2016 Ajengmas Restia 0 Comments Category : ,


Masih tentang Jambi. Penugasan yang kedua ini dengan rekan seperjuangan yang berbeda, saya lewati hari-hari di kota yang mempunyai maskot Angso Duo ini dengan riang gembiraaa. Sudah tak ada lagi asap yang menyesakkan, digantikan oleh kekhasan kota Jambi yang mungkin belum diketahui banyak orang.

Kalau disini ada yang sudah pernah baca postingan saya sebelumnya di sini, tentang suka duka yang terjadi di Jambi beberapa bulan lalu, kali ini saya ingin berbagi hal-hal kece di kota Jambi yang bisa jadi tujuan wisata kalian.

Jembatan Gentala Arasy (Sungai Batanghari)

Sudah kenal dengan sungai terpanjang di pulau Sumatera, dengan panjang sekitar 800km? Ya, namanya Sungai Batanghari, yang membelah wilayah Kota Jambi dengan Kota Seberang.

Di capture saat sore hari menjelang magrib, sambil makan sop daging dipinggir sungai Batanghari. Sayangnya warna air sungainya cokelat :(

Jembatan panjang yang menghubungkan dua kota terpisah tadi ternyata baru diresmikan tahun ini gais! Bernama Jembatan Gentala Arasy. By the way, Gentala Arasy itu artinya adalah Genah Tanah Lahir Abdurrahman Sayoeti, mantan Gubernur Jambi pada tahun 1989-1999 yang memang lahir di Seberang.

Lokasi jembatan ini bisa dibilang tempat gaulnya anak-anak Jambi *aseeek*. Saat malam, pemandangan lampu-lampu yang menghiasi jembatan ini bisa dinikmati sambil menyantap jagung bakar dipinggir sungai. Foto yang pertama kali kalian lihat, itu adalah foto jembatan ini saat malam hari.

Batik Jambi

Toko kain batik yang kemarin sempat saya kunjungi, berada di daerah Simpang Pulai. Tadinya saya pikir daerah Simpang Pulai itu seperti pasar Beringharjo kalau di Jogja, ternyata bukaaaan saudara-saudara. Tempatnya nggak terlalu ramai, hanya ada beberapa toko batik yang ada di sana (entah ini karena saya menuju tempat yang kurang tepat atau gimana *bahahaha*).

Kota Jambi ini punya beberapa maskot yang dipakai menjadi corak kain batik. Diantaranya yang saya suka adalah corak Angso Duo, Durian Pecah, dan Kapal Sanggat.  


Kain batik yang disediakan ada 3 jenis pilihan yang menurut saya masih terjangkau harganya :
  1. Batik kain halus - 2 meter - Rp 150.000,- / lembar
  2. Batik kain biasa - 2 meter - Rp 80.000,- / lembar
  3. Bahan Santung - 2 meter - Rp 100.000,- / lembar
batik-jambi
Motif Angso Duo & Kapal Sanggat
batik-jambi
Motif Angso Duo & Durian Pecah
Bahan yang lain seperti sutera, katun, juga ada sih, tapi tentunya harganya yaaa ehem ehem. Oiyaa, selain panjang 2 meteran ada juga yang panjang 4,5 meter tapi saya lupa berapa harga per-lembarnya.

Kopi Hitam AAA

Saya bukan pecinta kopi. Tapi, teman-teman saya yang pada suka banget ngopi, seringkali titip minta dibeliin Kopi AAA ini. Pernah nyicip sedikit sih, rasa kopinya memang lebih menggigit menurut saya, dibanding kopi-kopi hitam buatan merk-merk branded yang sudah sering kita jumpai.


Ukuran dan harga kopinya cukup banyak pilihannya. Dari yang paling kecil, kalau nggak salah 10 ribuan - 50 ribuan.

Kalian bisa jumpai di banyak tempat di Jambi. Rata-rata kebanyakan toko oleh-oleh pada nyetok Kopi AAA ini. Mungkin karena sudah terkenal juga kali yaa. Kalau yang nggak sempat jalan-jalan, bisa juga kok beli di bandara Sultan Thaha dengan harga yang sama seperti di toko oleh-oleh (kalo parno harga di bandara lebih mahal).

Temphoyac

Ini toko kaos yang namanya mirip banget sama nama makanan andalan Jambi, tempoyak.

Tempoyak adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak merupakan makanan yang biasanya dikonsumsi sebagai lauk saat menyantap nasi. Citarasa dari Tempoyak adalah asam, karena terjadinya proses fermentasi pada daging buah durian yang menjadi bahan bakunya. 

temphoyac-jambi-tempoyak

Bernuansa merah dan kuning, toko Thempoyac ini cukup menarik perhatian. Menyediakan macam-macam oleh-oleh khas Jambi, mulai dari kaos, tempelan magnet, gantungan kunci, Kopi AAA, Teh Kayu Aro, Madu Karet, macam-macam makanan kering, aksesoris dari bahan kain batik Jambi, dll.

temphoyac-jambi-tempoyak
temphoyac-jambi-tempoyak

Cukup lengkap deh pilihannya itemnya yang mau diborong. Apalagi letaknya yang nggak jauh dari bandara. Jadi, sekalian pulang, bisa mampir dulu kesini.


Itu dia beberapa hal yang rasanya perlu masuk ke list kalau lagi liburan di Jambi. Yaah, untuk waktu yang serba mepet dan karena memang tujuan ke Jambi bukan buat liburan tapi buat kerja, so, sudah alhamdulillah banget saya masih bisa menyempatkan waktu buat menemukan hal-hal kece di atas.

Semoga bermanfaat yaah, see you again Jambi, bye bye!

RELATED POSTS

0 comments